Dauroh Tokyo 3 (2010)

December 20, 2010 § Leave a comment

Pamflet Dauroh Tokyo: DOWNLOAD

Daftar ONLINE: http://www.doodle.com/6uw8mhxtiq29yryu

Link akses ke Masjid Asakusa: Rute & Akses

Keutamaan Bulan Muharram dan Panduan Puasa ‘Asyura

December 14, 2010 § Leave a comment

Setiap awal tahun di bulan Muharram, umat muslim akan bertemu dengan hari 10 Muharram dimana kita diperintahkan oleh Rasulullah Salallahu’alaihi wasallam untuk melakukan puasa sunah ‘Asyura.

Keutamaan-keutamaan bulan Muharram

  1. Amalan puasa di bulan muharram lebih utama dibanding bulan-bulan lainnya, setelah bulan Ramadhan (Keterangan Syaikh Muhammad bin Shaleh al-Utsaimin dalam Syarhu Riyadhis Shalihin 3/341). Berdasarkan hadits dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu dia berkata, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

    أَفْضَلُ الصِّيَامِ بَعْدَ رَمَضَانَ شَهْرُ اللَّهِ الْمُحَرَّمُ وَأَفْضَلُ الصَّلاَةِ بَعْدَ الْفَرِيضَةِ صَلاَةُ اللَّيْلِ
    “Puasa yang paling utama setelah (puasa) Ramadhan adalah (puasa) di bulan Allah (bulan) Muharram, dan shalat yang paling utama setelah shalat wajib (lima waktu) adalah shalat malam.“(HR Muslim 1163)

  2. « Read the rest of this entry »

Tuntunan Cara Menggerakkan Jari Telunjuk Ketika Tasyahud

October 27, 2010 § Leave a comment

English version: http://www.youtube.com/watch?v=ze8j_wX7Guw&feature=related

Video di atas merupakan penjelasan yang disampaikan oleh Syaikh Abu Ishaq al Huwainy di Mesir, murid dari Syaikh Nashiruddin al-Albani rahimahullah (penulis buku Sifat Shalat Nabi), mengenai tuntunan cara menggerakkan jari telunjuk pada saat tasyahud baik awal maupun tasyahud akhir di sholat-sholat fardhu maupun sunnat nafilah. Semoga semakin memperjelas bagi yang telah membaca kitab Sifat Sholat Nabi dan siapapun yang berkeinginan untuk menegakkan sunnah Nabi Salallahu’alaihi wasallam.
Wallahu’alam bishshawab.

Hukum Istri Yang Mengambil Harta Suaminya Secara Diam-diam

October 23, 2010 § Leave a comment

Didalam kehidupan berumah tangga, banyak hal-hal yang muncul sebagai permasalahan. Salah satu yang terkait adalah mengenai pengelolaan harta dan kewajiban dan hak antara suami dan istri didalam rumah tangga.
InsyaAllah, sedikit dibawah disampaikan mengenai perihal “Bolehkah istri mengambil harta suaminya secara diam-diam atau tanpa izin suami?

Di dalam satu keluarga yang telah dibentuk melalui pernikahan, kewajiban dan hak antara suami istri masing-masing harus dipahami dengan baik agar tercapai keserasian dan harmoni dalam membina keluarga tersebut.
« Read the rest of this entry »

Bolehkah Mendahulukan Puasa Sunnah dari Qodho’ Puasa?

October 1, 2010 § Leave a comment

Segala puji bagi Allah, Rabb semesta alam. Shalawat dan salam kepada Nabi kita Muhammad, keluarga dan sahabatnya.

Permasalahan ini selalu menjadi dilema selepas Ramadhan. Apalagi untuk para wanita yang mengalami haidh saat Ramadhan sehingga mesti mengqodho’ puasa. Di bulan Syawal pun kemungkinan ia bisa mendapati haidh kembali. Manakah yang mesti didahulukan dalam hal ini, puasa sunnah ataukah qodho’ (utang) puasa? Lantas bagaimana jika hanya sempat menjalankan puasa Syawal selama empat hari dan tidak sempurna karena mesti mengqodho’ puasa lebih dulu? Simak pembahasan menarik berikut.

Perselisihan Ulama[1]

Para fuqoha berselisih pendapat dalam hukum melakukan puasa sunnah sebelum melunasi qodho’ puasa Ramadhan.

Para ulama Hanafiyah membolehkan melakukan puasa sunnah sebelum qodho’ puasa Ramadhan. Mereka sama sekali tidak mengatakannya makruh. Alasan mereka, qodho’ puasa tidak mesti dilakukan sesegera mungkin.
« Read the rest of this entry »

Parameter Menyerupai Orang Kafir

October 1, 2010 § Leave a comment

Dari Ibnu Umar, Rasulullah bersabda,
مَنْ تَشَبَّهَ بِقَوْمٍ فَهُوَ مِنْهُمْ
“Barang siapa menyerupai sekelompok orang maka dia adalah bagian dari mereka” (HR Abu Daud no 4031, dinilai oleh al Albani sebagai hadits hasan shahih).

Jika demikian berbahayanya masalah ini, kapankah seorang muslim dikatakan telah menyerupai orang kafir? Pertanyaan sangatlah penting terutama setelah kita jumpai sebagian orang yang dengan sangat mudah memvonis seseorang telah melakukan tasyabbuh/menyerupai orang kafir tanpa kaedah yang jelas.
Setelah mentelaah beberapa penjelasan ulama dalam hal ini bisa kita simpulkan adanya beberapa pandangan tentang hal ini.

Ada yang berpandangan bahwa suatu kebiasaan orang kafir yang telah tersebar di tengah-tengah kaum muslimin tidak bisa jadi patokan bahwa hal tersebut tidak lagi mengandung unsur menyerupai orang kafir.
« Read the rest of this entry »

Keutamaan Puasa Sunnah 6 Hari di Bulan Syawwal

September 20, 2010 § Leave a comment

Dari Abu Ayyub al-Anshari radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

مَنْ صَامَ رَمَضَانَ ثُمَّ أَتْبَعَهُ سِتًّا مِنْ شَوَّالٍ كَانَ كَصِيَامِ الدَّهْرِ

“Barangsiapa yang berpuasa (di bulan) Ramadhan, kemudian dia mengikutkannya dengan (puasa sunnah) enam hari di bulan Syawwal, maka (dia akan mendapatkan pahala) seperti puasa setahun penuh.”[1]

Hadits yang agung ini menunjukkan keutamaan puasa sunnah enam hari di bulan Syawwal, yang ini termasuk karunia agung dari Allah kepada hamba-hamba-Nya, dengan kemudahan mendapatkan pahala puasa setahun penuh tanpa adanya kesulitan yang berarti[2].
« Read the rest of this entry »